Saya adalah mahasiswa Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) angkatan 2006 jurusan Informatika. Saya masuk ke IT Telkom dengan mengikuti tes masuk yang pertama kali diadakan di kota saya (Pekanbaru) pada tahun 2006. Saat saya menulis halaman ini saya telah kuliah di IT Telkom selama 2 tahun (4 semester). Saya senang kuliah disini karena banyak hal yang menarik yang saya jumpai disini. Dan saya berharap saya bisa menyelesaikan kuliah selama 4 tahun (lulus pada tahun 2010). Amin… Doakan saya ya… ^_^
————————————————————————
Sebelumnya Institut Teknologi Telkom (IT Telkom) dikenal dengan sebuatan Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT Telkom). Target strategis Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) untuk menjadikan Sekolah Tinggi Teknologi TELKOM (STT TELKOM) sebagai salah satu world class university pada tahun 2017 semakin terbuka lebar dengan diijikannya perubahan status STT TELKOM menjadi Institut Teknologi TELKOM (IT TELKOM) melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan nomor 235/D/O/2007 tanggal 30 November 2007. Ijin tersebut ditindaklanjuti dengan peresmian logo baru IT Telkom sekaligus peletakan batu pertama pembangunan gedung Learning Center IT Telkom, Laboratorium dan Gedung Politeknik Telkom di Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, Sabtu 23 Februari 2008.
Peresmian dilakukan oleh Komisaris Utama Telkom, Tanri Abeng, yang didampingi Direktur Utama Telkom, Rinaldi Firmansyah, serta Rektor IT Telkom, Husni Amani. Logo baru yang berupa lingkaran biru memiliki pengertian dunia, dengan rotasi 3 kurva sebagai lambang dari tridharma perguruan tinggi, sedangkan warna biru pada logo merupakan simbol dari bidang teknologi informasi dan telekomunikasi.
(from Berita Telkom, 23 Februari 2008)
————————————————————————-
SEJARAH
Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (disingkat STT Telkom) didirikan oleh Yayasan Pendidikan dan Pelatihan Teknologi dan Manajemen Telekomunikasi atau disingkat Yayasan Pendidikan Telkom (YPT) pada 28 September 1990. Tujuan didirikannya STT Telkom adalah untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia pada sektor pertelekomunikasian di Indonesia.
Kampus STT Telkom berada di daerah Bandung Selatan sekitar 12 km dari pusat kota Bandung (Gedung Sate) dengan lokasi yang mudah dijangkau oleh kendaraan umum. Lokasi kampus STT Telkom dulunya merupakan daerah bersejarah terjadinya peristiwa Bandung Lautan Api dimana proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pertama kali disiarkan ke seluruh nusantara dan dunia. Lokasi kampus terletak cukup jauh dari keramaian, sehingga suasana belajar menjadi lebih kondusif.
Kampus STT Telkom sendiri mulanya berada di jalan Suci No. 51, namun semenjak tahun 1993 dipindahkan ke Jalan Telekomunikasi (Lokasi sekarang) mengingat kampus di jalan suci kurang menunjang proses belajar mengajar yang kondusif dari segi lokasi kampus, luas/besar kampus, dan lingkungan sekitar kampus. Dengan pertimbangan tersebut, maka didirikanlah kampus di lahan seluas 48 ha di daerah Bandung Selatan [lihat lokasi kampus], namun baru dimanfaatkan 19 ha.
Tujuan didirikannya sekolah ini untuk memenuhi kebutuhan akan ahli-ahli di industri telekomunikasi yang tumbuh sangat pesat, maka PT Telkom sangat berkepentingan terhadap institusi ini sehingga PT Telkom memberikan beasiswa penuh dan ikatan dinas kepada mahasiswa angkatan 1991 dan 1992. Adanya perubahan iklim industri telekomunikasi (PT Telkom tidak memonopoli lagi), program beasiswa dan ikatan dinas diberhentikan dan saat ini STT Telkom menjadi perguruan tinggi yang mandiri.
Click here to see Profile